Assalamualaikum

Dulu kini dan selamanya

Thursday, February 9, 2012

MELUPUS LARA




Kala kutatap bening matamu seorang ibu
tergenang sayu titis airmata penuh haru
jauh di lubuk hati kuselam rawan hibanya
andai hadirku megores duka dijengah kenangan
bila jejak bertapak yang ditinggal pergi
telah ada langkah menetap dihujung kaki.

Maafkan aku
andaiku singgah melupuskan lara
seorang lelaki yang ditinggal pergi
lalu hidup kami saling mengisi
bila aku juga tak sepi meratap nasib 
pada detik kehilangan yang memilukan..

Izinkan aku 
memintal bebenang kasih
menjalin tenunan harap 
antara kenangan dan nafas hidup
lalu tersulam hamparan kasih
dengan luhur hati dan setia budi
mengharap sinar menelan kabus 
menjunjung izin dan do'a restu 
dapat kurangkul kemuliaan seorang wanita .

No comments:

Post a Comment